Posted January 16, 2009 by admin in Berita

FTI ITB Terima Kunjuangan Delegasi Saint Petersburg State Polytechnical University of Russia

Kamis, 15 Januari 2009 Fakultas Teknologi Industri – ITB telah menerima kunjungan delegasi dari Saint Petersburg State Polytechnical University of Russia, rombongan disambut hangat oleh pimpinan FTI, Koordinator bidang Kemitraan dan dosen di ruang rapat FTI-ITB. Selain itu dihadiri juga oleh para mahasiswa dari program studi Teknik Kimia dan Teknik Fisika ITB

Delegasi Saint Petersburg State Polytechnical University of Russia yang terdiri dari Prof. Dr. Dmitry Arsnyev – Wakil Rektor Bidang Akademik dan Hubungan Internasional, Prof. Dr. Viktor Malyugin – Direktur Pusat Pendidikan Internasional; Prof. Dr. Alexander Blinov ? Dekan Fakultas Teknik Fisika; Prof. Dr. Mikhail Radkevich ? Dekan Fakultas Teknik Mesin; Prof. Dr. Sergey Makarov ? Dekan Fakultas Radiofisika; Prof. Dr. Alexander Chusov ? Wakil Dekan Fakultas Teknik Sipil; Prof. Dr. Sergey Ustinov ? Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komputer. Kunjungan ke FTI – ITB bertujuan untuk merintis kerjasama diantara kedua belah pihak baik dalam bidang pendidikan maupun bidang penelitian serta menjaring para mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di Rusia.

Saint Petersburg State Polytechnical University of Russia merupakan salah satu universitas teknik terbaik di Rusia yang didirikan pada tahun 1899. Saint Petersburg State Polytechnical University of Russia terdiri dari 23 fakultas, dengan jumlah staf pengajar lebih dari 2400 orang.

Delegasi Rusia menyampaikan bahwa hubungan diplomatik Indonesia – Uni Soviet/Rusia telah berlangsung sejak 1950 dan pemerintah Uni-Soviet juga menyediakan beasiswa untuk Warga Negara Asing.

Kunjungan delegasi Saint Petersburg State Polytechnical University of Russia juga didampingi oleh utusan dari Kedubes Indonesia untuk Moscow – Rusia yang menyampaikan informasi seputar pendidikan, beasiswa, fasilitas pendidikan dan kerjasama-kerjasama apa saja yang selama ini telah terjalin antara Rusia – Indonesia.

Share this