Posted August 8, 2007 by man in Berita

Prof. Herri Susanto terima Tanoto Professorship Award

Senin 6 Agustus 2007 yang lalu, salah satu guru besar?Fakultas Teknologi Industri yakni Prof. Herri Susanto (Teknik Kimia) telah menerima penghargaan?berupa Tanoto Professorship Award (TPA). Prof. Herri Susanto dengan proposal penelitiannya yang berjudul “Penyempurnaan Teknologi Gasifikasi Biomassa Sebagai Sumber Energi Alternatif” ?telah?berhasil?menyisihkan 18 proposal?lainnya sehingga berhak memperoleh?penghargaan dari Tanoto Foudation.?Penghargaan tersebut berupa bantuan biaya?penelitian sebesar Rp. 1,2 milyard?untuk jangka waktu penelitian selama 3 tahun.?Prof. Herri akan memfokuskan penelitiannya?dan diarahkan pada reduksi dan penyisihan racun tar sebagai efek samping dari proses?gasifikasi biomassa.

Prof. Herri berpendapat bahwa satu ton gabah akan menghasilkan 600 kg beras dan 300 kg sekam padi.?Sedangkan satu ton bonggol jagung akan menghasilkan 400 kg biji jagung dan 500 kg tongkol jagung. Untuk sekam sebanyak itu jika diproses melalui sistem gasifikasi akam diperoleh tenaga (energi) yang mampu menggerakkan generator listrik yang berkekuatan 40 kilowatt. Energi listrik dari generator inilah yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga ataupun industri rumah di desa-desa yang belum terjangkau jaringan listrik PLN.

Hal lain yang menguntungkan, teknologi gasifikasi ini kompatibel hampir dengan seluruh jenis pirolisa biomassa padat lainnya. Misalnya, limbah kayu, batok kelapa, batok kelapa sawit, kulit kacang, serbuk gergaji sampai sampah kota.?Sehingga penelitian ini akan sejalan dengan konsep waste to energy. Mudah-mudahan penelitian ini dapat berjalan sesuai dengan rencana dan?menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat pedesaan yang kaya sumber biomassa?namun belum dimanfaatkan secara baik selama ini.

Menurut Ibrahim Hasan selaku Ketua Tanoto Foundation, proposal penelitian Prof. Herri sudah melalui dua tahapan seleksi, berupa review secara teknis dari tim ITB sendiri dan pada tahap ke dua ada dua?orang penilai dari Tanoto yang berasal dari luar ITB. Sedangkan menurut Executive Director Tanoto Foundation, Ratih SA Loekito menambahkan bahwa?penelitian yang akan dilakukan?Prof. Herri terkait dengan limbah yang bisa mengurangi pemanasan global, oleh karena itu seandainya penelitian ini berhasil tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas, di samping?akan mengatasi kekurangan energi listrik terutama?di desa-desa.

rensi/080807??????

Share this