Posted March 13, 2009 by admin in Berita

Open House AUN/SEED-Net

Bandung, fti.itb.ac.id – Mengawali kegiatan pada Phase II Program AUN/SEED-Net (ASEAN University Network/ Southeast Asia Engineering Education Development Network), Sekretariat AUN/SEED-Net Bangkok bekerjasama dengan Fakultas Teknologi Industri dan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, ITB menyelenggarakan Open House AUN/SEED-Net 2009 yang dilaksanakan tanggal 11 Maret 2009. Kegiatan ini bertujuan untuk mempublikasikan Penawaran Beasiswa AUN/SEED-Net untuk Program Master dan Doktor di universitas-universitas ASEAN yang tergabung dalam AUN/SEED-Net (ASEAN University Network/ Southeast Asia Engineering Education Development – Network).

Open House AUN/SEED-Net 2009 dibuka secara resmi oleh Dr. Dwiwahju Sasongko (Dekan fakultas Teknologi Industri ITB) pada pukul 13.30 dan dihadiri oleh 72 orang mahasiswa dari berbagai fakultas di ITB diantaranya: FTMD, FTI, STEI, dll. Kegiatan Open House AUN/SEED-Net 2009 diisi dengan presentasi dari beberapa universitas, diantaranya: Chulalongkorn University (Thailand), University of Malaya (Malaysia), Nanyang Technological University (Singapore) dan National University of Singapore (NUS). Disamping presentasi, kegiatan ini juga diisi dengan tanya jawab dengan Alumni Mahasiswa AUN/SEED-Net yang sudah menjadi staf pengajar di ITB. Presentasi menjadi semakin menarik dengan pemberian merchandise Flaskdisk 2 GB dari NTU bagi mahasiswa yang hadir.

Kegiatan ini adalah agenda tahunan AUN yang pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran di seluruh negara anggota AUN dan sekarang FTI ITB mendapat kehormatan sebagai tuan rumah kegiatan ini, selain sebagai tuan rumah, ITB juga memanfaatkan program ini sebagai salah satu saluran untuk memberikan kesempatan bagi alumni ITB untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari Program Regenerasi Terbuka ITB, yang dicanangkan bagi lulusan ITB yang ingin melanjutkan studi formal pada tahap pasca sarjana baik untuk menambah ilmu, melakukan riset, maupun menambah wawasan. Program ini memberikan akses informasi kepada para lulusan tersebut untuk bisa memperoleh beasiswa studi di manca negara tanpa ikatan formal (seperti harus bekerja sebagai staf pengajar atau peneliti di ITB).

Share this