Posted July 29, 2010 by admin in Berita

WorkShop Forensic Speaker Identification di FTI

Bertempat di Ruang Rapat Besar FTI Kamis 29 Juli 2010 Prof. Bermawi P. Iskandar Wakil Dekan Bidang Akademik FTI telah menerima kunjungan tim dari Puslabfor Mabes Polri yang dipimpin oleh Sekretaris Puslabfor Bapak Saman Azhari, M.Si. Rombongan tamu tersebut tergabung dalam DFAT (Digital Forensic Analyst Team) yakni satu tim yang bekerja sebagai pengidentifikasi video maupun audio (data digital) untuk keperluan forensik atau pembuktian dari barang bukti yang diperlukan di pengadilan. Tujuan kunjungan tim DFAT ini adalah saling tukar menukar informasi (sharing knowledge) tentang teknik data digital khususnya di bidang teknologi audio yang semakin berkembang dengan pesatnya.

Dalam foto (kiri) nampak Pak Bermawi dan Pak Saman Azhari saling berjabat tangan dalam penyerahan tanda kenangan. Setelah diterima secara resmi acara dilanjutkan dengan kegiatan workshop yang diisi dengan pemaparan beberapa materi yang terkait dengan audio data digital oleh beberapa mahasiswa S2 Teknik Fisika FTI. Workshop dipandu oleh Dr. Joko Sarwono dari KK Teknik Fisika FTI-ITB. Workshop ini bersifat terbatas karena hanya dikuti oleh peserta yang berasal dari tim DFAT Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri dan tim ITB.

Nampak dalam foto dibawah para peserta workshop berfoto bersama Pak Bermawi sebelum acara dimulai. Pada kesempatan tersebut pihak Puslabfor Mabes Polri menawarkan kerjasama dalam penelitian yang terkait dengan pemanfaatan berbagai peralatan audio analyzer yang ada di Lab. Forensik atau bidang lain yang berhubungan dengan teknologi data digital audio yang digunakan sebagai pengembangan dalam bidang forensik identifikasi suara (khususnya) maupun bidang teknik akustik lainnya. Analisa forensik dibidang audio-video akhir-akhir ini sedang diramekan dengan munculnya berbagai kasus yang memerlukan penanganan secara cermat. “Dengan pemanfaatan instrumentasi analysis audio-video yang terkini dan operator yang terampil dan ahli dibidangnya akan membuat tim DFAT lancar dalam pengidentifikasian terhadap barang bukti yang diperlukan lembaga peradilan. Di samping tim ini akan dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik, cermat dan sesuai dengan jadwal yang diberikan”, demikian harapan dari Puslabfor Mabes Polri.

km290710

Share this