Posted August 9, 2010 by admin in Berita

Penyambutan Mahasiswa D3 Metrologi dan Instrumentasi angkatan ke II – 2010

Bertempat di ruang Seminar Program Studi Teknik Fisika FTI Gedung TP. Rahmat lantai 2 telah berlangsung penyambutan mahasiswa baru program D3 Metrologi dan Instrumentasi angkatan ke II tahun 2010/2011. Program pendidikan ini terselenggarakan atas dasar kerja sama antara FTI dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementrian Perdagangan Republik Indonesia yang dimulai sejak 2009 yang lalu. Perlu diketahui bahwa mahasiswa program pendidikan ini telah melewati ujian saringan masuk yang dilakukan serentak di tiga kota (Bandung, Yogyakarta dan Surabaya) pada awal Juli 2010 yl. Selanjutnya bagi yang berhasil lulus akan  memperoleh beasiswa penuh dari Kementrian Perdagangan RI untuk dididik sebagai calon tenaga ahli madya bidang metrologi selama tiga tahun di ITB. Apabila mereka berhasil lulus akan langsung ditempatkan oleh Kementrian Perdagangan diberbagai daerah/provinsi di seluruh Indonesia. Khusus untuk yang lulus dengan nilai baik dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dengan tetap memperoleh beasiswa penuh.

Pada kesempatan penyambutan mahasiswa baru D3 metrologi kali ini dihadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementrian Perdagangan Bapak Rahayu Budi yang didampingi oleh Bapak Bambang Setiaji – Kepala Balai Diklat Metrologi dan Perdagangan Kementrian Perdagangan RI. Ucapan selamat datang dan selamat belajar dengan giat dan tekun kepada mahasiswa D3 ini telah disampaikan oleh Dr. Dwiwahju Sasongko Dekan FTI yang didampingi oleh Ketua Program Pendidikan Metrologi dan Instrumentasi Dr. Farida I. Muchtadi dan beberapa dosen Teknik Fisika khususnya yang akan mengajar pada program pendidikan khusus D3 ini.

Perkembangan teknologi khususnya di bidang metrologi tidak dapat terlepas dari peranan instrumentasi sebagai penunjangnya. Berbagai peralatan metrologi misalnya alat timbangan (berat, volume) yang konvensional telah mulai ditinggalkan dan diganti dengan sistem instrumentasi yang mampu menunjukan kepekaan (ketelitian) yang jauh lebih akurat dengan tampilan digital yang terlepas dari kesalahan pembacaan karena paralaks. 

Kemajuan teknologi instrumentasi dan berbagai kemajuan dibidang sensor (antara lain: strain gage, pizzo electric, sensor berbasis cahaya/sinar dll) yang selama ini banyak digunakan sebagai penunjang dalam pembuatan berbagai alat ukur (timbangan) sangat cepat perkembangannya. Tentu memerlukan pengetahuan khusus tentang hal itu agar mampu dalam mengatasi berbagai tantangan yang mungkin terjadi. Selain pengetahuan tentang prinsip kerja alat diperlukan pula pengetahuan tentang kalibrasi sistem peralatan, ketelitian pembacaan, toleransi kesalahan dll. Oleh karena itu pendidikan khusus yang berorientasi terhadap lingkup kerja di bidang metrologi diharapkan dapat menjawab kebutuhan tenaga ahli madya di masa yang akan datang. Selamat datang adik-adik mahasiswa dan semoga sukses.

km/09082010

Share this