Posted December 15, 2010 by admin in Berita

“Klungbot” meramaikan Pameran Inovasi Indonesia

Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB menyelenggarakan Forum Inovasi Indonesia (FII) dengan kegiatan Simposium Nasional dan Pameran Inovasi 2010. Kegiatan diselenggarakan hari Selasa dan Rabu, 14 dan 15 Desember 2010 bertempat di Aula Barat dan Aula Timur ITB. Simposium dihadiri oleh para peneliti/inovator dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta dan instansi pemerintah lainnya. Selain simposium FII juga menyelenggarakan pameran bertempat di Aula timur ITB. Kelompok Keahlian Instrumentasi dan Kontrol Fakultas Teknologi Industri ITB turut mengisi salah satu stand pameran. KK ini menampilkan “Klungbot” yakni Robot Angklung. Klungbot merupakan robot yang dapat memainkan ensemble angklung. Sebagaimana sebuah ensemble musik yang memerlukan maestro dan para pemusiknya, “Klungbot” juga memiliki komposisi ensemble yang terdiri atas maestro musik yakni satu unit komputer (CPU) dan 12 musisi robot untuk menggerakkan alat musik (angklung) sesuai dengan arahan sang maestro.

Penikmat musik ensemble angklung tinggal memesan lagu pada sang maestro yang selanjutnya akan memerintahkan para pemusiknya (robot angklung) untuk membunyikan angklungnya dengan cara digetar atau disentakkan sesuai dengan irama yang diminta oleh ang maestro. Robot angklung ini memainkan alat musik “angklung asli” yang terbuat dari bambu, sehingga suara yang dihasilkanpun merupakan suara angklung yang sebenarnya (bukan suara sintesis). Klungbot juga memerlukan peranan penata musik untuk menulis komposisi musik yang meiputi melody, akompani maupun bass party sebagaimana layaknya sebuah ensemble musik angklung yang sebenarnya. Ir. Eko Mursito Budi, MT (FTI) sebagai pencipta klungbot  menerangkan bahwa robot musik hasil karyanya ini mampu memainkan set angklung diatonis (tangga nada internasional) maupun pentatonis (tangga nada trasisional). Ditambahkan pula bahwa klungbot ini terdiri dari 12 angklung per robot musisi, 8 robot musisi per maestro, memiliki kecepatan ketuk 50 – 120 ketuk/menit dan panjang lagu sejumlah 60.000 nada. Tak pelah lagi Klungbot telah berhasil menyedot perhatian para pengujung pameran inovasi kali ini. Kapan ya klungbot akan bermain bersama (feat) dengan KPA – ITB ?

Share this