Posted January 19, 2011 by admin in Berita

Berita dari Konferensi Energi di Berlin 2010

Tiga mahasiswa Teknik Industri FTI angkatan 2006 masing-masing Budianto Ajie Nugroho, Paramita Apsari Wiryomiharjo, Surani Ningsih dan ditambah 6 orang mahasiswa ITB dari berbagai program studi yang ada di ITB telah menghadiri Konferensi Energi Terbarukan 2010 yang diadakan di Gedung Rotes Rathaus Berlin – Jerman pada tanggal 12 – 13 Oktober 2010 yang lalu. Berikut oleh-oleh berita dari Berlin yang diterima redaksi dari Ketua Program Studi Teknik Industri Dr. Tota Simatupang.

Konferensi ini merupakan kegiatan dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman, Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) serta didukung oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI (Ditjen Migas) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Berlin, telah berhasil mencapai tujuan untuk menyebarkan informasi terkait dengan trend perkembangan energi hidrokarbon serta energi baru terbarukan. Konferensi yang dikemas dalam bentuk forum diskusi yang diisi dengan pemaparan makalah oleh para pakar yang telah cukup lama berkecimpung di dunia energi, baik yang berasal di Indonesia maupun Jerman. Pada konferensi kali ini dibahas pula berbagai permasalahan energi yang sedang dihadapi serta alternatif solusi yang mungkin dapat diimplementasikan di Indonesia. Konferensi membahas pula tentang potensi besar terkait dengan energi baru terbarukan seperti Energi panas bumi, energi hydro, energi matahari, energi angin, dan energi biomassa yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan cadangan energi yang ada di Indonesia saat ini.
Pada Konferensi Renews 2010 ini, telah hadir lebih dari 190 peserta yang berasal dari berbagai stakeholders industri minyak dan gas serta energi baru terbarukan. Tampak hadir pula dari sektor bisnis antara lain Mr. Abadi Poernomo (President Director of Geothermal Energy PT Pertamina), Mr. Pudjo Suwarno (Director of CBM PT Medco EP Indonesia), Mr. Hendi Prio Santoso (President Director, PT PGN, Indonesia) dan Mr. Peter Widjaja (Vice President of Star Energy Group). Dari sektor lainnya, hadir pula Mr. Heri Poernomo (Director of Oil and Gas Program, Ministry of Energy and Mineral Resources, Indonesia), Mr. Hardiono (Vice Chairman BP MIGAS), Mr. Sammy Hamzah (VP Indonesian Petroleum Association), Dr. Wawan Gunawan (Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB), Dr. Andreas Raharso (Director of Hay Group Global R&D Centre for Strategy Execution, Singapore), Dr. Heramn Daniel Ibrahim (Board Member, National Energy Council, Indonesia), Dr. Karsten Hess(Head of division of Earth System, Marine Polar Researchand Geosciences, Fed. Ministry for Education and Research, Germany), Mr. Franz Marre (Head of division of Water,Energy and Urban Development, Fed. Ministry for Economic Cooperation and Development, Germany) serta masih banyak lagi pejabat dan para pakar energi yang hadir.

Seiring dengan kegiatan konferensi, diadakan pula sesi presentasi dari para pemenang Student Paper Contest (SPC). SPC  ini diikuti oleh para mahasiswa Indonesia yang berasal dari Indonesia maupun dari   berbagai Perhimpunan Pelajar Indonesia yang ada di Inggris, Jepang, Swedia, Norwegia dan Belanda. Dari 120 karya ilmiah tentang energi yang masuk ke panitia telah berhasil dipilih sebanyak 30 karya ilmiah  untuk dipresentasikan pada tanggal 12 dan 13 Oktober 2010. SPC dibagi dalam beberapa katagori antara lain pada katagori tahap sarjana yang berhasil sebagai peserta terbaik adalah Dyah Raysa Laksitoresmi yang berasal dari Institut Pertanian Bogor. Karya ilmiah yang dipresentasikannya berjudul Gel Biothanol Made from Seaweed Industrial Waste with Carboxymethylcellulose (CMC) Thickening Agent as an Alternative Household Cooking Fuel”. Sedangkan untuk kategori graduate student dimenangkan oleh Maria Elfani yang berasal dari London Metropolitan University dengan karya ilmiah yang berjudul “Renewable Energy and its Impact on Employment in Indonesia” . Kemudian pemenang yang berasal dari kategori energi yang cukup prospektif untuk diimplementasikan di Indonesia adalah Suwarno yang masih melanjutkan studi di Norwegia dan  berasal dari Institut Teknologi Surabaya dengan karya ilmiah yang berjudul “Modified Lithium Borohydride for Mobile Hydrogen Storage”. Penghargaan kepada para pemenang diserahkan oleh Adolf Guggemos, Marketing Manager of Hydro Holding GmbH & Co.KG for Asia.

Di akhir sesi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman Bapak Eddy Pratomo mengharapkan adanya peran serta dari segenap pelajar Indonesia untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.

Sumber : Laporan Kegiatan Mahasiswa TI (edited by km)

Share this