Posted August 4, 2008 by man in Berita

ITB Kirim Tiga Delegasi untuk World Youth Congress

The 4th World Youth Congress merupakan sebuah wadah bagi masyarakat dunia, khususnya pemuda, untuk bertemu dan membantu PBB dalam mencapai Millenium Development Goals (MDGs) serta menjadikan kemiskinan sebagai sebuah sejarah dunia. Melalui kongres ini pemuda dari segala penjuru dunia dapat berbagi dengan berbagai pihak mengenai proyek-proyek dan ide-ide yang dapat mencapai tujuan tersebut. Selain itu, solusi-solusi bagi pengembangan kepemudaan dan masalah-masalah di suatu negara atau bahkan dunia dapat ditemukan sehingga peningkatan kesejahteraan warga dunia dapat tercapai.

Kongres ini akan dilangsungkan pada tanggal 10-21 Agustus 2008 dan bertempat di kota Quebec, Kanada. Peace Child International, merupakan salah satu partner PBB dalam bidang kepemudaan, bekerja sama dengan pemerintah negara Kanada dan pemerintah regional kota tersebut. Area kerja dari kongres ini terdiri dari konfrensi, eksibishi dan workshop, eksekusi proyek serta acara kebudayaan?dengan mengangkat tema lingkungan dan social entrepreneurship. Kongres ini diharapkan dapat memformulasikan sebuah keputusan bersama yang nantinya dapat dibawa sebagai pesan dari para pemuda PBB, tentunya di bidang pembangunan. Prinsip yang diusung dalam kongres ini adalah lima hal, yaitu :

  1. Pemberdayaan Kepemudaan
  2. Kontribusi dalam mewujudkan Millenium Development Goals
  3. Model Percontohan
  4. Integritas dan Keluarga Global
  5. Pembangunan yang berkelanjutan

Cinta Azwiendasari (TL2004), Raditya Mohamadi (TK2005) dan Adisty Pravitasari (TI2006), Tiga mahasiswa ITB, turut berpartisipasi dalam kongres tersebut sebagai delegasi Indonesia. Sebelumnya mereka mengirimkan esai mengenai proyek dan ide yang telah dilakukan oleh mahasiswa ITB di himpunan mereka. Proyek-proyek tersebut akan dipresentasikan dalam eksibishi di kongres tersebut. Cinta membawa proyek kampanye Anti Tas Plastik milik HMTL, Radit membawa kaderisasi HIMATEK yang dilengkapi dengan pengabdian masyarakat berupa penyediaan air bersih dengan teknologi membran ultrafilterisasi dan Adisty membawa ide mengenai sebuah sistem distribusi air bersih. Rencananya mereka akan berangkat pada tanggal 7 Agustus 2008. Panitia penyelenggara membiayai seluruh akomodasi selama mengikuti kongres, seperti tempat tinggal, makan dan minum, serta transportasi di dalam kota. Sedangkan biaya perjalanan ke Kanada, mereka disponsori oleh BNI 46, BP Migas, Medco Energy, Pemerintah Kota Bandung, IA ITB, PT. Pupuk Kujang, Rekayasa Industri, Bank Indonesia dan Kompas.

Share this