Posted August 22, 2011 by admin in Berita

Workshop Biodegradable Plastik

Saat ini penggunaan plastik sudah menjadi trend yang tidak bisa digantikan. Plastik dapat kita jumpai di mana saja, baik sebagai pembungkus, peralatan rumah tangga, dan lain-lain. Plastik bersifat ringan dan kuat, sehingga memudahkan kita dalam memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari. Plastik sendiri berasal dari minyak bumi, sehingga sebagai sampah ia sulit untuk diurai oleh alam. Akibatnya, sampah plastik menjadi ancaman bagi lingkungan. Bukti nyata yang sudah ada adalah The Great Pacific Garbage Patch, yaitu pulau sampah di Samudera Pasifik yang sebagian besar terdiri atas plastik.

Workshop keprofesian bertemakan “Biodegradable Plastic” ini diadakan dengan tujuan mengajarkan kepada massa Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia ITB (HIMATEK ITB) cara membuat plastik yang ramah lingkungan. Acara ini diadakan pada tanggal 20 Agustus 2011 pada pukul 9 pagi di selasar Labtek X ITB. Konsep acara yang ditawarkan oleh Divisi Keprofesian HIMATEK ITB pada acara ini adalah praktik langsung. Acara dimulai dengan pengantar oleh Hafis Pratama Rendra Graha, mahasiswa Teknik Kimia ITB angkatan 2008, mengenai sampah plastik dan penggunaan biodegradable plastic.

Setelah itu, peserta yang datang dibagi menjadi 6 tim. Masing-masing tim diberikan alat dan bahan serta resep untuk membuat biodegradable plastic. Bahan biodegradable plastic adalah tepung pati (aci), kapur tulis, air, gliserin dan cuka. Terdapat juga tepung sagu pada satu kelompok sebagai variasi bahan. Campuran aci, kapur yang telah dihaluskan, dan air dimasukkan ke dalam air yang telah dipanaskan dalam panci, kemudian diaduk. Gliserin dan cuka dimasukkan ke dalam bahan, kemudian diaduk lagi sampai mengental. Gliserin bertindak sebagai aditif yang akan menghasilkan bentuk plastik pada adonannya, atau disebut plasticizer. Sementara itu, cuka bertindak sebagai katalis, karena polimer (plastik) lebih bagus dibentuk pada suasana asam. Tahap terakhir adalah pencetakan adonan di atas aluminium foil dan pengeringan adonan. Karena biodegradable plastic ini masih dalam tahap penelitian, resep komposisi bahan yang digunakan belum ada yang tepat. Oleh sebab itu, peserta diminta memvariasikan resep biodegradable plastic agar diperoleh produk yang baik dengan kekuatan yang optimal.

Biodegradable plastic diharapkan bisa menjadi solusi permasalahan sampah plastik yang menumpuk. Target jangka panjang dari penelitian biodegradable plastic ini, adalah agar biodegradable plastic digunakan sebagai pembungkus makanan bagi restoran, khususnya restoran makanan siap saji. Semoga HIMATEK ITB bisa mewujudkan hal tersebut, sehingga penggunaan plastik tidak membuat lingkungan tercemar.

Share this