Posted November 22, 2011 by admin in Berita

Reuni Akbar 70 Tahun Pendidikan Teknik Kimia

Pada hari Sabtu tanggal 12 November 2011, ada perhelatan besar yang diselenggarakan oleh Teknik Kimia ITB yaitu Reuni Akbar 70 Pendidikan Teknik Kimia. Bertempat di Aula Barat, Gedung Labtek Biru, dan GSG, acara ini mengundang 958 alumni teknik kimia dari angkatan 1954-2007. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati pendidikian Teknik Kimia di Indonesia yang sudah berusia 70 tahun. Melalui acara ini disoroti apa kontribusi para alumni Teknik Kimia ITB yang sudah diberikan ke Indonesia. Para alumni Teknik Kimia ITB sudah banyak yang menjadi orang yang berhasil sebagai contoh Henky Triharyo Soesile yang berprofesi sebagai Komisaris Pertamina, Bambang S. Yang berhasil menjadi menteri keuangan dulu dan masih banyak lagi. Teknik Kimia memang sudah memberikan banyak peranan bagi bangsa Indoensia dimana peranan tersebut tidak dapat dianggap remeh

Acara dimulai sejak pagi pukul 7 pagi bertempat di Aula Timur. Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Prodi Teknik Kimia ITB IGBN Marketihatta. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa sumbangsih 4000 alumni Teknik Kimia ITB tidak dapat diragukan lagi. Para alumni telah membangun kultur teknologi Indonesia menjadi lebih maju. Setelah itu dilanjutkan dengan Sharing Teknik Kimia ITB dahulu, sekarang yang akan datang. Melalui sharing ini ada sedikit nostalgia yang bisa dirasakan para alumni dan juga memberikan gambaran akan perubahan wajah Teknik Kimia ITB Sejak dulu sampai sekarang.

Untuk mengenang apa yang telah dilakukan para alumni di ITB dilakukan napak tilas dari gedung Aula Timur tempat pembukaan ke GSG. Melalui napak tilas ini, diharapkan para alumni bisa mengenang lagi suasana ITB yang sekarang sudah banyak perubahan sejak dahulu. Di GSG akan diadakan Diskusi Panel yang bertema “Menuju 100 Tahun Pendidikan Teknik Kimia.”. Diskusi panel diiisi oleh beberapa alumni. Melalui diskusi ini akan disusun langkah strategis para alumni Teknik Kimia ITU menuju 100 tahun teknik kimia yang akan dilakukan untuk membangun Indoensia. Setelah makan siang diadakan kuis “Siapa Takut” di GSG yang dipandu oleh Alya Rohali dan Saswinandi S, untuk makin mengakrabkan antar alumni Teknik Kimia yang hadir. Setelah itu sekitar pukul 15.00 acara dilanjutkan dengan acara bebas yaitu ngobrol santai dan tournament bridge dan karambol. Pada acara bebas ini para alumni banyak yang bernostalgia ketika masa kuliah dulu dan melihat-lihat suasana labtek biru, temapt prodi teknik kimia sekarang.

Acara Temu Kangen “Maju Teknik Kima Maju Bangsaku” dimulai pukul 19.00 dan bertempat di Aula Timur. Acara ini dibuka dengan makan malam dan beberapa sambutan dari Ketua Panitia Reuni Akbar, Irwan Noezar, dan dari Yayasam Alumni TK ITB. Setelah sambutan, diumukan ketua Ikatan Alumni TK dimana pemungutan suara telah dilakukan semenjak siang. Setelah itu, di panggung yang telah disiapkan, diadakan acara yang sangat seru dan menarik. Beberapa angkatan dari alumni menyumbangkan performance untuk memeriahkan acara, contoh acara tersebut adalah band, vokal grup, joged ala boyband, dan masih banyak lagi. Ada juga performance dari HIMATEK yaitu tari saman dan angklung. Acara malam beakhir pukul 11 malam.

Melalui acara ini diharapkan dapat mempererat persatuan diantara alumni Teknik Kima ITB. Teknik Kimia adalah jurusan yang membawa kontribusi banyak bagi Indonesia, diharpkan para alumni kedepannya dapat berkiprah lebih besar dan lebih nyata lagi untuk pembangunan pendidikan teknik kimia ITB. Tak lupa juga kepada para pendahulu yang telah tiada, terima kasih atas pengabdiannya dan semoga mendapatkan tempat yang layak disisi-Nya. 70 tahun bukanlah waktu yang pendek, dari waktu kewaktu akan banyak muncul tantangan yang akan silih berganti. Reuni seperti ini bisa menjadi wadah untuk berkonsolidasi untuk membahas apa sebenarnya tantangan yang akan dihadapi kedepannya agar usaha para pendahulu tidak akan sia-sia karena majunya teknik kimia adalah majunya bangsaku.

Share this