Posted March 27, 2012 by admin in Berita

Wawancara Keprofesian oleh ITB Fair: Membangun dan Memperbaiki Sistem Dengan MTI

Beberapa minggu lalu, tim ITB Fair melakukan wawancara dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (MTI) ITB. MTI adalah himpunan yang terdiri dari mahasiswa dari Program Studi  Teknik Industri (TI) dan Manajemen Rekayasa Industri (MRI). Seperti apakah karya keprofesian dari himpunan ini?

Pada dasarnya, profesi dari TI dan MRI ini bergerak di seputar sistem, mulai dari sistem mengelola man, machine, material, method, dan money. Maka dari itu, karya MTI bukan berupa produk konkrit tapi berupa sebuah sistem atau kegiatan yang mengaplikasikan sistem yang dirancang MTI.

Karya dari MTI cukup beragam, dari tingkat mikro hingga makro. Untuk tingkat mikro, MTI telah membuat berbagai SOP di himpunan berdasarkan keilmuan yang dipelajari terkait penyusunan SOP. Selain itu, MTI juga memiliki sistem penilaian kinerja standar di himpunan, yakni Key Performance Indicator (KPI). Sistem notulensi minutes of meeting dan sistem pengelolaan organisasi lainnya juga diberlakukan dalam himpunan.

Pada skala makro, MTI memiliki program community development yang bergerak dalam pembangunan sistem keniagaan pada desa binaannya, Desa Cibuluh. Desa ini dikelola sesuai dengan master plan comdev MTI yang berjangka waktu 5 tahun, terhitung dari 2010. Tujuan utama dari master plan ini adalah mendidik pola pikir ekonomi masyarakat desa dan membangun infrastruktur ekonominya. Infrastruktur ekonomi desa diaragkan agar dapat membantu pengembangan industri wisata.

Umumnya, keprofesian TI dan MRI berujung pada profesi konsultan industri. Maka dari itu, MTI memiliki konsultan industri tersendiri yang bernama MTI-Consulting (MTI-C). MTI-C bergerak dalam kegiatan konsultasi UKM dari segi sistem industrinya. MTI-C memberikan pelayanan konsultasi gratis sebagai bentuk pendidikan dan pengabdian kepada anggota MTI. Proyek ini dilakukan oleh mahasiswa TI dan MRI dengan bimbingan dosen prodi terkait.

Pada tanggal 17-18 Desember kemarin, MTI mengadakan kegiatan bertajuk MTI Kembang Desa (MTI Kembali Bangun Desa). Pada kegiatan tersebut, massa MTI mengunjungi Desa Cibuluh dan melakukan berbagai kegiatan di sana. Mulai dari kegiatan pembinaan, kegiatan kekeluargaan, sampai pengalaman langsung dalam melakukan aktivitas sehari-hari para penduduk desa. Massa yang hadir juga memberi ide mengenai pola pikir kewirausahaan dan pentingnya pendidikan kepada masyarakat desa tersebut. Selain itu, massa juga merasakan bagaimana bekerja di pedesaan, sehingga memberikan pendidikan pengabdian masyarakat. Dengan kegiatan tersebut, diharapkan massa MTI dapat belajar untuk menghargai masyarakat pada berbagai tingkat dan perannya dalam ekonomi.

Jika dilihat, sangat besar peran MTI dalam membangun serta memperbaiki sistem pada organisasi intra kampus. Beberapa lembaga KM-ITB telah mengaplikasikan ilmu yang disosialisasikan oleh MTI ini dan banyak terbantu olehnya. Semoga MTI dapat terus menginspirasi massa kampus serta masyarakat sekitar! (ITB Fair/Lionita)

sumber: http://km.itb.ac.id/site/?p=7109

Share this