Posted April 11, 2014 by admin in Berita

Pemanfaatan Sampah Untuk Pembuatan Arang

IMG_8536_2-_resize
IMG_8536_2-_resize

Selasa (8/4/2014), Kawasan Pengolahan Sampah ITB pagi itu tampak penuh dengan mahasiswa TPB 2013 yang akan mengikuti kuliah praktek Pengantar dan Rekayasa Desain (PRD) Fakultas Teknologi Industri dengan materi Pemanfaatan Sampah untuk Pembuatan Arang. Kuliah praktek ini dibimbing oleh Dr. Mubiar Purwasasmita, Hary Devianto, Ph.D., Dr. Yosi Agustina serta beberapa asisten dari mahasiswa Program Studi Teknik Kimia FTI.

Menurut Hary Devianto, ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam proses Pembuatan Arang yaitu Pembakaran, Penghasilan Asap Cair, serta Penghantaran Panas. Mahasiswa dituntut menunjukkan kreatifitas dan inovasi dalam proses pembuatan arang ini agar tidak mengeluarkan banyak asap. Menggunakan tungku yang sudah di desain sebelumnya, mahasiswa mencoba berbagai bahan baku arang dari sampah di area praktek antara lain: bonggol jagung, serbuk kayu, kulit rambutan, kulit nangka dan berbagai macam bahan untuk diteliti.

Dengan melakukan proses yang benar dalam pembuatan arang ini, kita dapat menghemat waktu yang sebelumnya jika membuat arang membutuhkan waktu 1-2 hari, dengan penelitian ini kita dapat membuat arang hanya dalam 3-5 jam saja, serta mengurangi polusi udara yang terjadi pada saat pembakaran. “Dengan berkurangnya asap hasil pembakaran akan mengurangi polusi udara yang berbahaya bagi mahluk hidup dan lingkungan, serta efisiensi waktu produksi dalam membuat arang.” kata Ir. Dwiwahju Sasongko, M.Sc., Ph.D., dosen Teknik Kimia yang ikut hadir dalam kegiatan ini.

Boleh jadi kuliah praktek kali ini memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa TPB FTI 2013 karena mahasiswa langsung melakukan praktek pembuatan arang yang mungkin belum pernah mereka lakukan sendiri sebelumnya.

Share this