Latest news for 62.xhtml

Average Rating: 4.6 out of 5 based on 255 user reviews.

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatek) ITB,   selenggarakan Indonesia Chemical Engineering Challenge (IChEC) 2015. Pada usianya yang ke-16 ini, IChEC diawali dengan kegiatan pra-event berupa 62.xhtml lomba penulisan esai dan lomba pembuatan poster yang telah dimulai sejak Januari 2015. Sebagai kegiatan inti, IChEC suguhkan kompetisi rancang pabrik, kompetisi pemecahan studi kasus dan seminar pada (11/04/15). 62.xhtml acara dibuka dengan penampilan dari paduan suara mahasiswa itb, dilanjutkan dengan sambutan  ketua ichec 2015 ryan christnata dilanjutkan sambutan dari ketua program studi teknik kimia tjokorde walmiki samadhi, ph. D. , serta sambutan dari Prof. Yazid Bindar selaku Wakil Dekan Bidang Sumberdaya Fakultas Teknologi Industri ITB sekaligus membuka secara resmi ICheC 2015. Sebagai pra-event, lomba penulisan esai dan pembuatan poster berhasil menarik perhatian lebih dari 70 mahasiswa di kawasan ASEAN. Dengan tema besar pengolahan mineral dan material yang berkelanjutan, selain untuk meningkatkan kreatifitas dan peningkatan pengetahuan, lomba poster menantang setiap peserta untuk membentuk sebuah sajian informasi yang sistematis, menarik, [62.xhtml] dan mencerdaskan para pembaca mengenai pengolahan mineral dan material. Tidak kalah menantang, kompetisi esai menuntut para peserta untuk menganalisis dengan cermat mengenai kondisi deposit mineral dan potensi pengembangan industri mineral tersebut di kawasan ASEAN. Tidak cukup dengan kemampuan analisa yang mendalam, untuk menjuarai kompetisi-kompetisi diatas, para peserta diharuskan mampu memadukan data-data yang ada dengan ide-ide gemilang untuk menghasilkan suatu solusi yang efektif guna terwujudnya pengolahan mineral dan material yang berkelanjutan. Sebagai ketua divisi kompetisi, Aldrich Tyto (Teknik Kimia 2011) menuturkan bahwa kompetisi rancang pabrik dan kompetisi pemecahan studi kasus dimaksudkan untuk menjembatani para mahasiswa teknik kimia dengan kasus-kasus industri, dimana kasus-kasus tersebut kelak pasti akan ditemui dalam kehidupan industri yang nyata. Rangkaian acara IChEC 2015 ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kawasan ASEAN seperti Universiti Teknologi Petronas, University of Malaya, Curtin University (Sarawak), Universiti Teknologi MARA, University Cholalangkorn, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh November, Institut Teknologi Bandung 62.xhtml, serta berbagai perguraun tinggi lainya. Sebagai penutup rangkaian IChEC 2015, dilaksanakan seminar dengan tema "Menuju Teknologi Pengolahan Mineral dan Material yang Berkelanjutan". Seminar yang terbagi kedalam dua sesi tersebut, menghadirkan Dr. Ir. Simon Felix Sembiring sebagai pembicara utama dalam sesi pertama. Sesi pertama dengan bahasan target dan pencapaian peraturan Menteri ESDM tentang peningkatan nilai tambah mineral, turut menghadirkan Ir. Harjanto, M. Eng sebagai Direktur Jenderal Basis Industri dan Manufaktur Kementrian Perindustrian sebagai perwakilan pemerintah, dan Ir. Ladjiman Damanik, M. Eng sebagai perwakilan Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia. Sedangkan pada sesi kedua, Irma Kurniawati dari PT Outotec Indonesia dan Ir. Radian Z. dari PT Rekayasa Industri membahas dan mengenalkan berbagai teknologi pengolahan mineral dan material yang ada saat ini. Sebagai pembicara akhir, Hery Dwiputranto sebagai Senior Process Engineer PT Aneka Tambang, memaparkan rencana pembangunan pabrik smelter grade alumina di kawasan Mempawah, Kalimantan Barat, sebagai perwujudan pengolahan mineral yang berkelanjutan. Sumber:


?? 2008-2016 Legit Express Chemist.