Posted March 7, 2007 by man in Berita

FTI Juara 2 Lomba Tarik Tambang Dies ITB ke 48

Setelah melewati perjuangan yang panjang dan melelahkan akhirnya tim tarik tambang FTI pada Dies ITB 48 Tarik 1.jpgini meraih juara ke 2 pada lomba tarik tambang. Faktor kelelahan sebagai penyebab utama di samping harus diakui bahwa finalis lain (tim BNI) masih diatas kekuatan tim FTI. Selain menerjunkan tim dari cabang tarik tambang, FTI juga menerjunkan “atlit – atlit” potensial dan berbakat dari cabang lainnya untuk kemeriahan Dies ITB 48 kali ini antara lain: cabang balap karung putra dan putri, serta cabang lomba bakiak putra. Walaupun pada cabang-cabang olah raga tersebut belum menunjukan prestasi sebagaimana yang diharapkan, mudah-mudahan tahun depan FTI akan meraih prestasi yang lebih baik.

Pada peringatan Dies ITB ke 48, telah dimeriahkan pula oleh Bandos yang jelas bukan sejenis makanan tetapi kepanjangan dari Band Dosen. Pada kesempatan itu digunakan pula untuk memproklamirkan berdirinya Bandos ITB. Tak ketinggalan ibu Betty A. Surachman turut meramaikan suasana dengan menyayikan lagu dangdut dan kemudian berkesempatan menjadi drummer tamu pada Bandos. Acara diramaikan pula dengan pembagian door price yang menarik sehingga membuat betah segenap keluarga besar ITB mulai dari rektor, dosen dan non dosen beserta keluarganya tampak ceria dan semangat menikmati hiburan musik dan berbagai acara lomba yang diadakan. Semoga keakraban, semangat dan keceriaan itu dapat terus berlanjut serta mampu mendorong civitas ITB untuk bekerja lebih baik lagi. Yang pada akhirnya, ITB dapat menjadi “World Class University” sebagaimana yang telah dicanangkan Prof. Djoko Santoso – Rektor ITB dalam berbagai kesempatan.

rensi/070307

Share this