Workshop Academic Writing

Bandung, 9 dan 10 Mei 2016, KK Sistem Industri dan Tekno-Ekonomi (KK SITE), FTI – ITB bekerjasama dengan Dr. Eelko K.R.E Huizingh dari University of Groningen, Belanda mengadakan “Masterclass in Academic Writing Workshop”.  Dr. Huizingh adalah associate professor in innovation management, Faculty of Economics and Business, University of Groningen, yang telah memiliki lebih dari 200 publikasi ilmiah. Beberapa diantaranya telah dipublikasikan di top journals seperti Journal of Product Innovation and Management, Marketing Science, Technovation, Journal of Retailing, Internet Research, dan lain sebagainya. Saat ini Dr. Huizingh juga menjadi anggota Editorial Board untuk International Journal of Innovation Management (IJIM).

Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan para peserta dalam membuat makalah ilmiah sehingga dapat dipublikasikan dalam jurnal internasional yang bereputasi tinggi. Topik-topik yang akan dibahas dalam workshop ini meliputi: mengidentifikasikan bagian dari proyek penelitian yang telah selesai yang publishable, menerjemahkan penelitian menjadi paper, menstrukturkan dan memposisikan paper, merancang pengantar paper yang dapat menarik perhatian pembaca, dan menuliskan bagian-bagian utama paper (literature review, research design, data collection, data analysis, discussion, dan conclusion). Workshop sejenis telah dilaksanakan di berbagai universitas terkemuka di lebih dari 20 negara di dunia dan telah mendapatkan respons positif dari lebih 900 peneliti yang menjadi peserta.

Workshop di ITB ini diikuti oleh lima belas peserta yang terdiri atas mahasiswa Program Doktor Teknik dan Manajemen Industri ITB dan staf pengajar di lingkungan komunitas Teknik Industri ITB. Workshop berlangsung dengan lancar dan baik peserta maupun instruktur menyatakan puas atas jalannya workshop selama dua hari tersebut. Dari hasil kuesioner feedback yang diberikan oleh peserta setelah mengikuti workshop ini, peserta menyatakan sangat puas (nilai kepuasan rata-rata 4,9 dari maksimum 5.0) dan mereka juga menyatakan lebih percaya diri untuk mampu menghasilkan publikasi di jurnal internasional bereputasi.

Berita Terkait

English